Friday, October 23, 2009

Argumentasi Sistem Informasi

Argumentasi Sistem Informasi

Menurut saya, Sistem Informasi adalah kegiatan atau aktifitas yang melibatkan serangkaian proses, berisi informasi-informasi yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Pada saat ini Sistem Informasi banyak digunakan dalam berbagai bidang. Seperti, dalam bidang pendidikan, pekerjaan, politik dan lain sebagainya. Banyak Negara yang sudah memakai sistem informasi. Di Indonesia juga sudah banyak yang memakai Sistem Informasi. Disini saya hanya menjelaskan lebih tepatnya berargumen tentang pengetahuan umum dari Sistem Informasi.
Dibawah ini adalah Komponen Fisik Sistem Informasi:
1. Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal untuk interaksi, Media komunikasi data
2. Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).
3. Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.
4. Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem
5. Personil untuk pengelolaan operasi (SDM), meliputi:
· Clerical personnel (untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan melakukan inquiry = operator);
· First level manager: untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan keputusan level menengah ke bawah.
· Staff specialist: digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan.
· Management: untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus, analisis khusus, laporan khsusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang.
Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya. Dibawah ini adalah level manajemen dalam sistem informasi:
· Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan.
· Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis.
· Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi
· Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.
Dibawah ini adalah Penerapan Sistem Informasi dalam aktifitas manusia, antara lain:
· Sistem reservasi pesawat terbang: digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani pemesanan/pembelian tiket
· Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan
· Sistem biometric yang dapat mencegah orang yang tak berwenang mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata
· Sistem POS (point-of-sale) yang diterapkan pada pasar swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data
· Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio,misal untuk mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar jembatan rel kereta api
· Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien
· Sistem yang dipasang pada tempat-tempat public yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel,tempat pariwisata,pertokoan dll.
· Sistem layanan akademis berbasis web
· Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange / EDI) yang memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara elektronis dan data yg terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer
· E-government atau system informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet..

Dengan ini dapat disimpulkan bahwa kegunaan sistem informasi sudah meluas di Indonesia
bahkan bukan hanya di Indonesia tapi di berbagai Negara sudah menggunakan sistem
informasi. Di dunia pekerjaan pun yang di butuhkan orang yang berbasis sistem informasi.
Banyak perusahaan – perusahaan menawarkan gaji yang besar untuk orang – orang
tersebut.

Bimbangku, Inginku, Yakinku?

Dalam hening lamunanku
dalam setiap denyut nadiku
hatiku berontak, seraya berteriak
hilangkah indahnya jiwa itu…
jiwa yang slalu agungkan namaMu disetiap nafasku
jiwa yang slalu suci ikhlas menyembahMu…

Kini kembali bersadar
merenung tuk dapatkan kembali cahayaMu
seakan kalimat-kalimat tauhid itu tidaklah cukup
tidaklah puas jiwa yang hina ini tuk slalu memujaMu Yaa Rabbi…
tidaklah cukup waktu dan ilmu yang ku punya
tuk dengungkan, tuk lafadzkan kalimat-kalimat muliaMu
Yaa Wahiid, Yaa Jabbar!

Namun taklah pula sering kuingat Engkau
dikala ku senang, dikala ku sedih
mengingkatkan betapa hinanya diri ini
diri yang tiada pandai bersyukur atas segala nikmatMu
walaupun takkan luput Engkau menyayangiku
memberkahi aku tanpa batas jarak dan waktu
Engkaulah Tuhanku Yaa Allah…
dengan segenap jiwa ragaku
dengan setulus niat suci dan asaku
Segala puji bagiMu, segala hatur hormat dan pujaku atasMu…
Laa ilaaha Illallah, Muhammadar Rasulullah
Yaa Samii’ul ‘aliim…

Friday, October 16, 2009

Belajar Perbaiki Komputer Sendiri

Belajar Perbaiki Komputer Sendiri

Yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perbaikan sebuah komputer adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan dalam perbaikan komputer tersebut baik itu hardware maupun software.

Untuk hardware yang perlu disediakan seperti obeng (plus dan min), avo meter dan tang. Ketiga alat ini adalah kebutuhan yang sangat mendasar apabila ketiga alat seperti obeng, avo meter dan tang tersebut tidak ada sebaiknya jangan coba-coba untuk melakukan perbaikan computer karena sudah pasti akan mengalami kendala. Sedangkan untuk software, yang harus disediakan adalah system operasi, aplikasi standard seperti Microsoft office serta anti virus. Selain itu driver-driver yang dibutuhkan untuk hardware computer tersebut.
Setelah peralatan sudah tersedia barulah memulai melakukan pengecekan terhadap computer yang rusak.

Sebelum mengambil tindakan terhadap komputer yang rusak perhatikan kabel power listrik yang terhubung antara central processing unit (cpu) dengan stop kontak. Putuskan hubungan listrik antara cpu dengan stop kontak terlebih dahulu.

Power supply

Setelah saluran listrik terputus barulah mulai membuka penutup cpu (casing), kemudian lepas semua kabel yang terpasang antara komponen dengan mainboard seperti kabel data antara hard disk, cd-rom, power supply.

Lakukan pengecekan terhadap tegangan yang keluar dari power supply apakah masih sesuai dengan keterangan yang tertera pada case power supply atau tidak. Jika sudah tidak sesua maka lakukan perbaikan pada power supply atau ganti dengan power supply yang baru. Malasah perbaiki atau ganti power supply tergantung kepada berat atau ringannya kerusakan pada power supply. Jika kerusakan sangat parah (terjadi hubungan pendek dan terbakar) akan lebih baik diganti dengan yang baru.

Memori

Apabila pada pemeriksaan awal pada power supply dan ternyata semua ukuran voltage masih dalam keadaan baik maka selanjutnya periksa kebersihan kepingan memori khususnya pada bagian kuning emas yang tertancap ke motherboard. Lakukan pembersihan pada bagian kuning emas dengan menggunakan karet penghapus.

Kartu-Kartu

Selain memori, yang harus dilakukan pembersihan adalah kartu-kartu (cards) seperti vga card, sound card, modem, lan card, tv-tunner card (internal tv tunner).

Processor

Processor sangat penting dalam system komputer karena merupakan pusat pengolahan data. Processor harus dijaga suhunya pada saat melakukan pemrosesan data, oleh karena itu prosesor biasa dilengkapi dengan pendingin dan sebuah kipas angin (fan) kecil untuk mengatur agar suhu pada prosesor tidak melebihi batas maksimum yang sudah ditentukan. Apabila dalam pengecekan ditemukan panas suhu processor melebihi batas maksimum sebaiknya lakukan pembersihan pada heatsink dan kipas. Hal ini dilakukan apabila fungsi kipas masih normal (bisa berputar dengan baik). Apabila kipas tidak berfungsi dengan baik sebaiknya lakukan penggantian dengan kipas yang baru. Kerusakan secara fisik jarang terjadi pada processor namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada processor. Untuk membuktikannya, coba gunakan processor tersebut pada motherboard yang berbeda.

Mainboard/motherboard

Motherboard tidak kalah pentingnya dengan processor. Motherboard lebih sering rusak diakibatkan oleh kurang stabilnya aliran listrik, mematikan komputer dengan tidak melakukan proses shutdown yang benar (langsung mematikan aliran listrik), terjadinya hubungan pendek (korsleting listrik) akibat debu.

Perhatikan pada kaki-kaki komponen yang tertancap, apakah ada yang terbakar atau tidak jika ada yang terbakar, maka kemungkinan motherboard tersebut rusak. Apabila motherboard rusak maka jalan keluarnya harus melakukan penggantian motherboard yang baru, karena untuk mengganti komponen tersebut akan mengalami kesulitan karena ukurannya sangat kecil.
Semoga tips di atas bisa membantu

Coba OperaMini 5 Beta

Sudah mencoba aplikasi Opera Mini 5? Apa saja yang kamu rasakan? Berbeda dari pendahulunya Opera 4.2? Tentunya banyak fitur-fitur baru yang mungkin kamu temukan pada aplikasi ini. Fitur-fitur baru tersebut tentunya menjawab beberapa fitur yang tidak tersedia pada Opera Mini versi 4.2.

Salah satu fitur yang memang sangat ditunggu dan pastinya sangat berguna ketika melakukan browsing adalah multy tab. Seperti yang kita ketahui bagi pendahulunya Opmin 4.2 belum memiliki fitur ini. Fitur yang lainnya yang juga sangat berguna adalah adanya menusave page. Fitur ini sangat penting sebab dengan adanya fitur ini, kita bisa membukanya secara ofline. Dengan begitu akan sedikit menghemat biaya daripada menyimpannya hanya pada bookmark.
Nah agar lebih jelasnya berikut ini adalah fitur-fitur yang bisa kamu dapatkan pada browser opera mini versi 5 beta.

1. Multy Tab
Untuk menambah jendela baru kamu dapat dengan mudah menekan tombol swich tab pada bagian bawah dan tekan tab kosong (Add new tab).
2. Speed Dial
Lebih cepat dan mudah mengakses sebuah alamat web dengan speed dial.
3. Save Page
Dengan menu save page. Pada menu setting > save page. Suatu saat kamu bisa membuka halaman web yang kamu simpan ini secara ofline.
4. Password Manager
Dengan adanya fitur ini kamu akan diingatkan tentang password-password yang kamu masukan pada sebuah halaman web.
5. Touch Screen
Pada beberapa ponsel yang mendukung browser ini bisa sudah mendukung mode touch screen.

Daftar Kata Baku & Kata Tidak Baku

1 aktif, aktip
2 aktivitas, aktivitas
3 analisis, analisa
4 Anda, anda
5 apotek, apotik (ingat: apoteker, bukan apotiker)
6 asas, azas
7 atlet, atlit (ingat: atletik, bukan atlitik)
8 bus, bis
9 besok, esok
10 diagnosis, diagnosa
11 ekstrem, ekstrim
12 embus, hembus
13 Februari, Pebruari
14 frekuensi, frekwensi
15 foto, photo
16 gladi, geladi
17 hierarki, hirarki
18 hipnosis (nomina), menghipnosis (verba), hipnotis (adjektiva)
19 ibu kota, ibukota
20 ijazah, ijasah
21 imbau, himbau
22 indera, indra
23 indragiri, inderagiri
24 istri, isteri
25 izin, ijin
26 jadwal, jadual
27 jenderal, jendral
28 Jumat, Jumat
29 kacamata, kaca mata
30 kanker, kangker
31 karier, karir
32 Katolik, Katholik
33 kendaraan, kenderaan
34 komoditi, komoditas
35 komplet, komplit
36 konkret, konkrit, kongkrit
37 kosa kata, kosakata
38 kualitas, kwalitas, kwalitet
39 kuantitas, kwantitas
40 kuitansi, kwitansi
41 kuno, kuna
42 lokakarya, loka karya
43 maaf, ma'af
44 makhluk, mahluk, mahkluk (salah satu yang paling sering salah)
45 mazhab, mahzab
46 metode, metoda
47 mungkir, pungkir (Ingat!)
48 nakhoda, nahkoda, nakoda
49 napas, nafas
50 narasumber, nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain)
51 nasihat, nasehat
52 negatif, negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa)
53 November, Nopember
54 objek, obyek
55 objektif, obyektif/p
56 olahraga, olah raga
57 orang tua, orangtua
58 paham, faham
59 persen, prosen
60 pelepasan, penglepasan
61 penglihatan, pelihatan; pengecualian
62 permukiman, pemukiman
63 perumahan, pengrumahan; baik untuk arti housing maupun PHK
64 pikir, fikir
65 Prancis, Perancis
66 praktik, praktek (Ingat: praktikum, bukan praktekum)
67 provinsi, propinsi
68 putra, putera
69 putri, puteri
70 realitas, realita
71 risiko, resiko
72 saksama, seksama (Ingat!)
73 samudra, samudera
74 sangsi (=ragu-ragu), sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar, salah)
75 saraf, syaraf
76 sarat (=penuh), syarat (=kondisi yang harus dipenuhi)
77 sekretaris, sekertaris
78 sekuriti, sekuritas
79 segitiga, segi tiga
80 selebritas, selebriti
81 sepak bola, sepakbola
82 silakan, silahkan (Ingat!)
83 sintesis, sintesa
84 sistem, sistim
85 surga, sorga, syurga
86 subjek, subyek
87 subjektif, subyektif/p
88 Sumatra, Sumatera
89 standar, standard
90 standardisasi, standarisasi
91 tanda tangan, tandatangan
92 tahta, takhta
93 teknik, tehnik
94 telepon, tel(f/p)on, telefon, tilpon
95 terampil, trampil
96 ubah (=mengganti), rubah (=serigala) -- sepertinya kedua-duanya berlaku
97 utang, hutang (Ingat: piutang, bukan pihutang)
98 walikota, wali kota
99 Yogyakarta, Jogjakarta
100 zaman, jaman

Friday, October 09, 2009

Argumentasi Bahasa Indonesia

Argumentasi Bahasa Indonesia & Sistem Informasi

Sebelum memulai penulisan tugas Argumentasi (tulisan) ini, muncul sebuah pertanyaan; apa itu Argumentasi? Argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf yang dalam penulisannya ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk siapa saja yang berposisi sebagai pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi bias berupa pembuktian, alasan, ataupun ulasan yang obyektif dimana didalamnya disertakan contoh, analogi, sampai sebab akibat juga.
Di dalam benak saya, Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang sebenarnya harus tidak boleh dilanggar oleh pengguna Bahasa Indonesia itu sendiri, ini dimaksudkan agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi pada saat bahasa itu digunakan. Kaidah, aturan dan pola-pola dalam Bahasa Indonesia yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat bahasa tersebut. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya, dalam hal ini Bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia juga adalah sebagai suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat sebagai alat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekundernya. Arbitrer sendiri memiliki arti yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Fungsi Bahasa Indonesia Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
Tentu saja bahasa adalah alat komunikasi, atau bias dibilang juga alat penghubung interaksi paling efisien antara manusia, dalam hal ini tentu saja para pengguna bahasa Indonesia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
Komunikasi menimbulkan efek saling mengerti jika penggunaan kata dalam komunikasi tersebut juga secara baik, sehingga kedua atau beberapa pihak yang sedang menggunakannya mengerti satu salam lain, yang efeknya juga bias terjadinya kerja sama atau hal lainnya setelah penggunaan bahasa tersebut.

3. Alat untuk mengidentifikasi diri.
Penggunaan bahasa pada awal-awal bahasa ditemukan, mungkin bias ditandakan sebagai identitas diri. Contohnya seperti masyarakat Indonesia menggunakan Bahasa Indonesiam berarti itu mengidentifikasikan diri pengguna bahasa tersebut sebagai orang Indonesia. Tapi semua berbeda sekarang, dikarenakan pernggunaan bahasa sudah dipakai secara global. Orang Indonesia bahkan tidak bias berbahasa Indonesia, tapi juga mungkin menguasai bahasa-bahasa lain diluar bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi secara global.

Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :

1. Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2. Ragam bahasa pada perorangan atau bisa idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah tertentu atau dialog seperti dialog dalam bahasa madura, dialog dalam bahasa medan, dialog dalam bahasa sunda, dialog dalam bahasa bali, dialog dalam bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti contohnya ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang “jalanan”.
5. Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan dan tentu ada juga dalam bahasa tulisan.
6. Ada juga ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku).
Bahasa lisan mungkin lebih ekspresif dikarenakan di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukanagar lebih hidaup dan lebih mudah dapat ditangkap oleh pendengarnya. Lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya disarankan dalam berkata-kata dalam komunikasi dengan orang lain sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi.
Ada juga bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih digunakan permanen oleh penyandang cacat seperti bisu, tuli karena mereka memiliki bahasa sendiri. Bahasa isyarat tidak akan dibahas pada tugas Argumentasi Bahasa Indonesia kali ini. Karena pada tugas kali ini yang dibahas adalah Bahasa Indonesia secara umum saja.
Mungkin sekian tentang argumentasi yang bias saya sampaikan. Bila ada salah-salah kata harap maklum, karena penulis juga masih dalam tahap belajar dan pengenalan lebih jauh tentang bahasa ibu pembaca, Bahasa Indonesia.